Kekerasan yang Membudaya…:x

June 3, 2008 at 4:22 PM 8 comments

mungkin saya telat karena udah beberapa hari ini gak baca koran dan gak nonton berita (maklum, gak ada tv di kosan..:p)

mungkin sebagian besar pembaca sudah tau tentang insiden di Monas ya….hmmm…

apapun alasannya, apapun penyebabnya, apapun provokasinya…saya pribadi sangat kecewa dan makin terpuruk (agak didramatisir sedikit) sama mental masyarakat indonesia.

apa semua harus diselesaikan dengan kekerasan? apa hal yang tidak sesuai dengan pemikiran kelompok tertentu harus dimusnahkan dengan kekerasan dan pemukulan? kemana unity in diversity yang dibangga-banggakan bangsa indonesia itu??

anggaplah FPI marah karena provokasi AKKBB terhadap kelompok mereka. lalu apa lantas itu menjadi justifikasi penyerangan mereka yang bersifat anarkis tersebut?

hello…kmana aja lu FPI slama ini? geez….tkang baso dihancurin dagangannya hanya karena jualan pas puasa, tempat bilyard dibilang maksiat, etc.. coba, kalo gitu, gw berhak dong buat nyerang FPI, karena gw (mungkin aja) merasa dirugikan atas tindakannya yang JAUH SANGAT LEBIH provokatif tersebut.

padahal definisi salah benar haram tidak itu aja berbeda-beda di negara ini. lantas karena smua berbeda dengan FPI harus dihancurin dan diporak-porandakan? bullshit.

kita ini hidup di zaman reformasi, dimana kebebasan berpendapat itu sangat dijunjung tinggi (mestinya). anggaplah ahmadiyah sebagai minoritas disini mau minta didengarkan pendapatnya dengan cara demonstrasi damai (meskipun bawa snjata tapi gak ditembakkin kan? lagian 1 senjata aj dan tak terlihat dipakai gitu), trus knapa kalo FPI merasa tersinggung langsung menyerbu?? MENTAL PREMAN. mau ahmadiyahitu aliran sesat atau bukan, tidak sepantasnya segala hal diselesaikan dengan kekerasan. nalar etika lu dimana siiiihhh??

bener2 pengen numpahin esmosi disini. udah kelar dan puas mukulin orang, masalah tanggung jawab skarang jadi lempar2an.
kita liat aja ntar siapa yang secara jantan berani bertanggung jawab sama masalah ini. biarkan bangsa indonesia berharap ada seorang patriot yang paling tidak mengakui kesalahannya.

ini berlaku bukan buat FPI doank (meskipun mereka sasaran utama emosi saya) namun juga bagi perkumpulan2 (terutama) pemuda yang lain.

apapun itu namanya, pemuda pancasila, laskar A B C, FRONT X Y Z. apalah…! gak penting namanya! jangan hanya ribut dan mukulin orang ato ngancurin barang kalo merasa terhina ya! hidup itu apa cuma buat ngerugiin orang lain aja?? okelah kalian smua ada hal baik dan akhlak2 bagus juga yang (mungkin) bisa dijadikan panutan, tapi itu mestinya diimbangi dengan praktik perbuatan yang seimbang pula, jangan berlawanan!

muslim itu katanya anti kekerasan, pancasila itu katanya nasionalis, nah, BUKTIKAN DONK!

lelah saya ngelyat berita kekerasan mulu di mana-mana. hidup udah susah bung, jangan ditambah susah. anda stress, saya juga. masalah gak hanya berkisar di kelompok kalian, jangan jadi sok pahlawan dengan cara anarki gitu hanya karena beranggapan pemerintah udah bobrok dan gak bisa dipercaya! kalo gitu, skalian aja bubarin negara! tapi itu gak mungkin kan? karena negara masih punya otoritas tinggi, jadi sebaiknya salurkan kekecewaan kalian ke bentuk yang lebih sehat.

dmonstrasi? OK –> asal jangan anarki. lagian janganlah urusan remeh temeh juga yang kbanyakan diurusin….daripada ngurusin artis biar dapet popularitas masyarakat, mending demo tuh buat hal yang lebih esensial…jangan asal demo doang!

trus isi otak pake pengetahuan! jangan asal baca kitab doank, karena ilmu tanpa agama itu buta, dan agama tanpa ilmu itu hampa (yah kira2 kalo gak salah gitu deh kalimatnya…:P)

jangan biasakan mental preman dipupuk, kalo kayak gini buat program apapun pemerintah, gak akan ada investasi asing masuk ke indo, apalagi untuk bidang pariwisata..lah, isinya kekerasan mulu di indonesia..

keep peace, man!

amel

Advertisements

Entry filed under: politik dan perkembangan jaman. Tags: , , .

just a joke from friend menunggu

8 Comments Add your own

  • 1. Meutia Ananda  |  June 4, 2008 at 12:16 PM

    FPI Vs AKKBB.

    dua hal cerminan demokrasi kita kak.
    organisasi yang dibuat karena dilindungi hukum. mempunyai visi dan misi.

    tp sayang, sifat FPI tidak mencerminkan sebuah organisasi formal yang memandang hukum (namun terlindungi oleh badan hukum kita). pantas di tindak lanjuti.
    karna mereka uda menyalah artikan hak yang diberikan kepada mereka untuk membuat suatu organisasi yang diakui.

    menganggap kepentingan pihak mereka terlecehkan dengan AKKBB melindungi pihak Ahmadyah.
    mereka tentu salah.

    gua rasa, bubarkan FPI.

    tp ada satu line ka..
    “Islam anti kekerasan”…
    ngga, gua Islam, sejarah perang sangat banyak. pertumpahan darah juga ada.
    so, i’m not gonna agree with the line. but i agree that we can’t act harshly to solve a problem. any problem.

    FPI is just a rebels.

    Reply
  • 2. amelia rhea josephine  |  June 5, 2008 at 1:14 PM

    @Mute

    asik asik…ada anak hi yang ngintip lagi..hehehe

    sebenarnya tag-line ‘islam anti kekerasan’ is just something i’ve found interestingly spoken by some popular dudes. ^^

    yah, banyak kepercayaan emang mempunyai sejarah ‘peperangan’ dan kekerasan (seperti kristen dan muslim mungkin yg lain juga ada), hanya saja anti kekerasan disini yang mau ditekenin itu lebih ke tujuan awalnya bukan untuk kekerasan, tapi untuk menuju ke arah yang lebih baik

    moga2 FPI cepetan ditangani ya?? hehehe…tapi denger2 bekingan dibelakangnya kuat sih..:P

    Reply
  • 3. Via  |  June 5, 2008 at 4:10 PM

    Menurut gue, meraka2 itu cuma orang yg mau memecah belah keanekaragaman kita aja.

    Justru mereka2 itu orang2 yang NGAKUNYA tau tentang agama padahal mereka cuma mau menimbulkan konflik, bisa koflik antar agama, ras, etc. Gunanya? Ya mungkin untuk kepentingan mereka sendiri, siapa tau mereka mau bikin rezim baru? Atau mereka itu antek2 politik dari seseorang?

    Yaa, politik.. Selalu begitu (sekarang) siapa yang tau nanti? Are we going to change that habits? Hahaha who knows…

    Oia, boleh2 saja mel! Ntr gue bantuin dalam masalah perskinan, tapi gue belom sehandal bebek bikin blog bagus gitu atau serapi calvin tuh ehhe

    Reply
  • 4. ferdotska  |  June 6, 2008 at 12:52 AM

    inget fpi, inget munarman… tahun 1990an, masih anak muda yang kurus dan lugu dari kampung dateng ke jakarta cengegesan trus…. sempat di walhi, prd, dan terakhir berkiprah di ylbhi. Dari ekstrim kirim tiba-tiba ke ekstrim kanan. Kok bisa ya? faktor ekonomi atau politik? cuma munarman yang tahu dan masih banyk munarman-munarman yang lain

    Reply
  • 5. Meutia Ananda  |  June 6, 2008 at 6:44 AM

    @Via: menurut data-data yg gua baca di kompas si, ketua FPI Habib Rizieq Shihab itu mempunyai background pendidikan yg cukup tinggi.

    datanya:
    – Sekolah Islamic Village, Tangerang
    – Diploma Bahasa Arab, Arab Saudi
    – Sarjana Pendidikan Hukum Islam King of Saud University, Riyadh, Arab Saudi
    – S2 Universitas Islam Internasional Antar Bangsa, Malaysia (Belum Selesai)

    jadi vi, dia cukup mengerti dengan apa yang dia lakukan dan dia buat sekarang, melihat latar pendidikan yg tidak rendah dan dia selesaikan hampir semua di luar negeri.

    yang jadi masalah menurut gua, kenapa doi ngerekrut orang-orang yang berpendidikan rendah, gampang terdoktrinasi dengan embel2 membela syariat Islam dan berakhir dengan keributan.

    yap betul bekingannya kuat ka rhe, banyak yg ngedukung.
    FPI pernah terlibat pembunuhan di Sulawesi dan itu terjadi ngga cuma sekali.
    jadi, arti Syariat Islam yg mereka pegang itu tercampur fanatisme (sperti yg kita tau yg fanatik tu ga baik). maka mereka berani membunuh, memporak-porandakan masyarakat.

    Reply
  • 6. regi  |  June 6, 2008 at 1:05 PM

    you know, yang bikin gw paling kesel tuh kalo orang2 seperti mereka ketangkep, mereka dengan bangganya ngomong kata2 yg menjunjung tinggi nama Allah dengan bangganya, seakan mereka bener2 berjuang di jalan-Nya, padahal apa yang mereka lakuin 180 derajat kebalikannya.

    menurut gw pribadi sih gw menganggap orang2 seperti itu mencemarkan agama yang gw anut.

    hmm i might write a blog post about this XD

    Reply
  • 7. Via  |  June 8, 2008 at 5:55 AM

    @ mute

    Iya te dia emg ngerekrut orang2 yg berpendidikan rendah. Tp dia sendiri juga sotoy bawa2 nama Tuhan dan mengatasnamakan islam. Menurut gue ini termasuk permainan politik juga, sampe skrg si munarman katanya mau di tangkep, tapi ga di tangkep2.. Itu pasti dia juga di “fasilitasi” Hahaha

    gue udah skeptis sama perpolitikan dan pemerintahan indonesia sich ahh.. Hehe

    @regi

    Reg gue udah baca ahaha bener bgt, gue juga pertamanya selalu di golongan maoritas, skrg minoritas, tp fine2 aja kok. Hihi

    Reply
  • 8. amelia rhea josephine  |  June 8, 2008 at 9:19 AM

    @Ferdotska: bang ferdi ato bukan nih? :p
    wah baru tau kalo munarman dulu golongan ekstrem kiri trus skarang berubah haluan 180drajat..prasangka saya sih, kalo gak otaknya udah dipolitisasi sama beberapa pihak tertentu yg berkepentingan dan lebih pintar, dia-nya aja yang terlalu meninggikan apa yang dia anggap benar. padahal kebenaran yang paling hakiki itu yang slalu bertahan atas terjangan verifikasi (inget kelasnya mas nur ^^)

    @regi: mau buat blog tentang ini? sip, tar gw baca dah..hahaha

    @via: mau donk..ntar ya kalo ketemuan! ^^

    @muthe: panggil amel aja..hehehe..
    iya, sepertinya habib itu cuma alat politik seseorang saja. yang paling biadab sebenarnya otak di belakang semua ini. -_-“

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


June 2008
M T W T F S S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Recent Posts

Blog Stats

  • 6,979 hits

%d bloggers like this: